Example floating
Berita

Bupati Barito Timur Ajak Perkuat Solidaritas dan Kesederhanaan di Penghujung Tahun 2025

145
×

Bupati Barito Timur Ajak Perkuat Solidaritas dan Kesederhanaan di Penghujung Tahun 2025

Share this article

TAMIANG LAYANG, TBN Narkoba – Menyikapi musibah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia menjelang pergantian Tahun 2025–2026, Bupati Barito Timur M. Yamin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kewaspadaan, serta mengisi penghujung tahun dengan kesederhanaan dan doa bersama.

Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Barito Timur Nomor 130/185/PEM/XII/2025 tentang Gerakan Bersama Solidaritas Bencana di Penghujung Tahun 2025, yang ditetapkan di Tamiang Layang pada 18 Desember 2025.

Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, pimpinan perbankan, dunia usaha, camat, hingga lurah dan kepala desa se-Kabupaten Barito Timur. Pemerintah daerah menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya dampak cuaca ekstrem yang berpotensi memicu kebakaran maupun banjir.

Selain aspek kewaspadaan, Bupati juga meminta seluruh pihak menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan, hasutan, maupun informasi yang belum jelas kebenarannya. Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi perhatian utama menjelang pergantian tahun.

Dalam surat edaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga mengimbau perayaan pergantian tahun dilakukan secara sederhana. Masyarakat diminta tidak menggelar kegiatan hiburan berlebihan, konvoi, atau aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Dalam penegasannya, Bupati M. Yamin mengajak masyarakat menjadikan akhir tahun sebagai momentum refleksi dan empati.

“Penghujung tahun hendaknya kita maknai sebagai momentum refleksi dan kepedulian. Mari kita perkuat solidaritas, memperbanyak doa bersama, dan menunjukkan empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kepedulian sosial tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga dukungan bantuan materi sesuai kemampuan masing-masing, sebagai bentuk gotong royong dan rasa senasib sepenanggungan.

Melalui gerakan bersama solidaritas bencana ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap nilai kebersamaan, empati, dan gotong royong semakin menguat di tengah masyarakat, sekaligus menjadi fondasi untuk menjaga ketenangan dan keharmonisan daerah di penghujung tahun 2025.

(Tamiati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights