Example floating
Berita

Resmikan RDMP Balikpapan, Presiden Prabowo Tegaskan Pertamina Harus Jadi Agen Kemandirian Energi

264
×

Resmikan RDMP Balikpapan, Presiden Prabowo Tegaskan Pertamina Harus Jadi Agen Kemandirian Energi

Share this article

BALIKPAPAN, TBN Narkoba – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Pertamina harus kembali menjadi agen pembangunan dan modernisasi bangsa. Penegasan tersebut disampaikan saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Peresmian proyek strategis nasional ini menjadi tonggak penting dalam upaya Indonesia menuju kemandirian energi. Presiden menyampaikan apresiasi atas selesainya RDMP Balikpapan yang dinilai sebagai langkah besar untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan makna strategis proyek tersebut bagi masa depan bangsa.

“Hari ini kita mengambil satu langkah besar di bidang energi untuk berdiri di atas kaki sendiri. Energi kita tidak boleh tergantung dari luar negeri. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mandiri dan percaya diri,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan RDMP Balikpapan, mulai dari jajaran Pertamina, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat Kalimantan Timur. Menurutnya, keberhasilan proyek ini membuktikan kemampuan bangsa Indonesia dalam mengelola sumber daya alam secara mandiri.

“Kita memiliki batu bara, kelapa sawit, gas, panas bumi, tenaga air, hingga potensi tenaga surya. Semua itu adalah karunia Tuhan yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” kata Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan komitmennya untuk membersihkan Pertamina dari praktik tidak sehat dan korupsi. Ia menekankan bahwa integritas dan profesionalisme harus menjadi fondasi utama pengelolaan perusahaan pelat merah tersebut.

“Saya beri amanat kepada jajaran Pertamina untuk tidak korupsi, tidak mencari kaya dari jabatan. Kalau ada yang tidak amanah, pecat. Demi bangsa dan rakyat harus tegas,” tegasnya.

Presiden juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang memberikan keteladanan. Ia menilai keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh karakter pemimpinnya.

“Pemimpin harus menjadi contoh. Kalau pemimpinnya curang, bawahan tidak akan semangat. Pertamina harus dipimpin oleh orang-orang berjiwa Wira Perwira—pejuang dan kesatria bangsa,” ujarnya.

Selain sektor energi fosil, Presiden Prabowo mengumumkan rencana dimulainya 34 proyek pengolahan sampah menjadi listrik (waste to energy) di berbagai daerah, serta enam hingga sebelas proyek hilirisasi energi dengan nilai investasi sekitar 6 miliar dolar AS.

“Kita harus kelola sumber daya kita sendiri dan menambah nilai ekonomi melalui hilirisasi. Dengan manajemen yang baik, kita mampu mempercepat industrialisasi dan memperkuat daya saing nasional,” kata Presiden.

Presiden menambahkan, dengan tata kelola yang transparan dan bersih, Indonesia diyakini mampu mencapai swasembada energi dalam kurun waktu lima hingga tujuh tahun ke depan. Ia juga menyinggung capaian nasional di sektor pangan dan kesejahteraan rakyat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut telah menjangkau 58 juta penerima manfaat hanya dalam satu tahun.

Peresmian RDMP Balikpapan diharapkan menjadi simbol kebangkitan kemandirian energi nasional sekaligus penguatan peran Pertamina sebagai lokomotif pembangunan ekonomi Indonesia.

(Richel Onnel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights