Kupang, TBN Narkoba —
Sebanyak 42 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 19 Sekolah Menengah Atas (SMA), baik negeri maupun swasta, di Nusa Tenggara Timur menerima bantuan peralatan praktik pada tahun 2025. Bantuan tersebut diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Peralatan Praktik SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Hans Bengu, mengatakan hingga awal Desember 2025 hampir 90 persen sekolah penerima telah menerima peralatan tersebut. “Hampir 90 persen sekolah sudah menerima peralatan praktik,” ujar Hans kepada wartawan di Kupang, Senin (8/12/2025).
Hans menjelaskan, seluruh peralatan praktik dibeli di Jakarta dan dikirim langsung ke sekolah-sekolah penerima di berbagai kabupaten dan kota di NTT. Proses distribusi dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi geografis dan akses transportasi.
Adapun plafon anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan peralatan praktik SMA dan SMK tersebut mencapai Rp 51 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik di satuan pendidikan menengah.
Untuk SMK, peralatan praktik yang disalurkan meliputi peralatan agribisnis tanaman hortikultura, agribisnis pengolahan hasil pertanian, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta multimedia. Sementara itu, SMA menerima peralatan penunjang pembelajaran berupa laptop, printer, dan infokus.
Hans optimistis seluruh proses distribusi dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Ia menargetkan paling lambat 15 Desember 2025 seluruh sekolah penerima telah menerima peralatan praktik tersebut.
( NunO Soares)















