Example floating
BeritaBerita Daerah

Ambil Tanah untuk Polibag, Istri Danton Malah “Kena Razia” di Kebun PTPN Panai Jaya

107
×

Ambil Tanah untuk Polibag, Istri Danton Malah “Kena Razia” di Kebun PTPN Panai Jaya

Share this article

PANAI JAYA, TBNNARKOBA.com – Seorang perempuan bernama Suryani, yang diketahui sebagai istri Komandan Regu Pengamanan (Danton), mengaku mengalami pemeriksaan tidak menyenangkan saat melintas di depan pos jaga areal Perkebunan PTPN IV Regional II Kebun Panai Jaya, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepada wartawan, Suryani menyampaikan bahwa dirinya diperiksa oleh Koordinator Kepala Pengamanan (Koorkam) PTPN Panai Jaya, Pelda (Purn) M. Idris, yang menurutnya terkesan mencurigai ia mengambil brondolan sawit secara ilegal.

Namun, Suryani membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa barang yang dibawanya bukan brondolan sawit, melainkan tanah yang rencananya akan digunakan sebagai media tanam polibag di rumah.

“Saya hanya mengambil tanah untuk polibag, bukan brondolan sawit. Tapi saya diperiksa seperti orang yang mencuri,” ujar Suryani.

Ia juga mengaku merasa tertekan saat proses pemeriksaan berlangsung. Menurutnya, Koorkam sempat memegang tangannya untuk melihat isi plastik yang ia bawa.

Merasa tidak nyaman, Suryani akhirnya melemparkan bungkusan plastik tersebut ke tanah. Selain itu, Suryani menyayangkan perlakuan yang diterimanya karena merasa diperlakukan berbeda dibandingkan warga lain yang melintas di lokasi yang sama.

“Saat itu ada beberapa orang lain lewat, tapi tidak diperiksa. Hanya saya,” tambahnya.

Klarifikasi Pihak Pengamanan
Menanggapi hal tersebut, Pelda (Purn) M. Idris memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan dalam rangka tugas pengamanan dan patroli rutin di area perkebunan PTPN.

Terkait tudingan adanya pemegangan tangan secara paksa, M. Idris membantah. Ia menyebut peristiwa itu terjadi secara spontan atau refleks, karena menurut pengakuannya, Suryani sempat hendak memegang bagian lehernya saat pemeriksaan berlangsung.

“Itu refleks, tidak ada niat melakukan kekerasan. Pemeriksaan tersebut murni tugas pengamanan,” jelas M. Idris.

Ia juga menegaskan kesiapan dirinya apabila persoalan tersebut dibawa ke jalur hukum.

“Kalau memang dilanjutkan ke proses hukum, saya siap,” tegasnya.

Menunggu Sikap Resmi Manajemen
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PTPN Panai Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat sekitar. Warga berharap ada klarifikasi menyeluruh serta penyelesaian yang adil dan transparan, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Laporan: (S. Lbs)
Editor: (Iskandar)


 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights