KUPANG, TBN Narkoba – Wali Kota Kupang Christian Widodo menegaskan bahwa pelantikan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kupang periode 2025–2030 bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan simbol tanggung jawab dan harapan baru bagi pengelolaan ekonomi rakyat. Penegasan tersebut disampaikan saat melantik Ganda Raymond Tadjo Tallo di Ruang Rapat Garuda Lantai II Kantor Wali Kota Kupang, Sabtu (20/12).
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, anggota DPRD Kota Kupang Roy Ratu Riwu Kaho, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Edward Pelt, para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, serta para camat se-Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menekankan bahwa kewenangan besar yang melekat pada jabatan Direktur Perumda Pasar harus diiringi dengan tanggung jawab yang besar pula. Menurutnya, kepemimpinan bukan soal kekuasaan, melainkan amanah yang harus dijalankan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Saya titip tanggung jawab ini dijaga dengan baik. Semakin tinggi posisi seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya. Power selalu datang bersama responsibility. Bintang itu sinarnya justru terlihat ketika langit gelap. Di saat tantangan datang, di situlah kita melihat siapa yang mampu bertahan, berinovasi, dan kreatif. Saya percaya Pak Ganda bisa melewati semua persoalan,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Direktur Perumda Pasar tidak hanya berperan sebagai pelayan publik, tetapi juga bertanggung jawab menjadikan perusahaan daerah sebagai badan usaha yang sehat dan profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penataan pasar, pencegahan kebocoran PAD, dan transparansi pengelolaan keuangan menjadi fokus utama yang harus segera dibenahi.
Wali Kota Kupang juga meminta agar sistem sewa dan retribusi pasar ditertibkan sehingga tidak terjadi selisih antara pembayaran pedagang dan penerimaan yang masuk ke kas daerah. Selain itu, Direktur Perumda Pasar didorong membangun jejaring dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, perbankan, komunitas, dan lembaga swadaya masyarakat, guna mendukung pembenahan pasar melalui program kemitraan dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Saya ingin wajah pasar ke depan menjadi lebih rapi, nyaman, higienis, dan modern. Direktur harus sering turun langsung ke lapangan, melihat kondisi pasar secara nyata, karena persoalan pasar itu kompleks dan tidak bisa diselesaikan hanya dari balik meja,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung kinerja Direktur Perumda Pasar. Ia memastikan jajaran pimpinan daerah siap memberikan dukungan dan pendampingan kapan pun dibutuhkan.
“Pak Ganda tidak berjalan sendirian. Pemerintah Kota Kupang siap mendukung penuh. Pasar adalah simbol ekonomi rakyat, tempat uang berputar setiap hari, tempat kerja keras dan harapan masyarakat kecil. Kita harus memastikan pasar mampu memberi kehidupan yang lebih sejahtera bagi mereka,” katanya.
Menutup sambutannya, Wali Kota Kupang berpesan agar kepemimpinan dijalankan dengan keberanian dan konsistensi. Menurutnya, perubahan membutuhkan ketegasan dan proses pembentukan kebiasaan yang tidak selalu mudah, namun harus dijalani demi kemajuan pasar dan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.
(Sepryanus)

















