Example floating
Berita DaerahBerita Ekonomi

Pemkab Aceh Tamiang Rilis Aplikasi Data Rumah Banjir

43
×

Pemkab Aceh Tamiang Rilis Aplikasi Data Rumah Banjir

Share this article

KARANG BARU, TBNNARKOBA.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui instansi terkait tengah mengembangkan sebuah aplikasi khusus untuk memvalidasi data rumah warga yang terdampak bencana banjir. Inovasi digital ini ditujukan untuk memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Aplikasi tersebut dirancang sebagai sarana bagi masyarakat untuk menghubungkan langsung status pendataan rumah mereka. Melalui aplikasi ini, warga dapat memeriksa secara mandiri apakah perumahan yang terdampak sudah terinput dalam sistem atau belum.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, S.STP, M.Si, pada Sabtu (16/1/2026). Ia menjelaskan bahwa aplikasi ini dikembangkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) untuk memudahkan mengakses data By Name By Address (BNBA) penerima Stimulan Bantuan Rumah bagi korban banjir.

Warga cukup mengakses aplikasi melalui tautan”/: https://cekdatabencana.acehtamiangkab.go.id, lalu memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan benar. Jika nama yang bersangkutan muncul, berarti sudah terdata sebagai penerima Stimulan Bantuan Rumah,” ujar Devita.

Menurutnya, fokus utama aplikasi ini adalah menyinkronkan data antara masyarakat, operator kampung, serta operator kecamatan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk teliti dalam memeriksa identitas pemilik rumah dan alamat yang tercantum di dalam sistem.

“Yang paling penting, masyarakat memastikan nama pemilik dan alamat rumah sudah sesuai. Aplikasi ini dibuat agar warga dapat memastikan namanya masuk dalam pendataan sebelum ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Aceh Tamiang yang diselenggarakan pada 19 Januari 2026 mendatang,” jelasnya.D

Evita menambahkan, meskipun pendataan awal dilakukan secara digital, penentuan kategori tingkat kerusakan rumah baik rusak ringan, sedang, maupun berat tidak ditentukan langsung oleh aplikasi. Tahapan tersebut akan dilakukan melalui verifikasi fisik di lapangan oleh Tim Verifikasi Pusat.

Saat ini, aplikasi Stimulan Rumah Rusak masih dalam tahap pengembangan berkelanjutan guna menyesuaikan pembaruan data dari operator di tingkat kampung dan kecamatan.

Pemerintah daerah terus melakukan penyempurnaan agar data yang masuk benar-benar valid dan mutakhir.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Tamiang sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor.

Peran aktif masyarakat, perangkat kampung, serta dukungan pemerintah kecamatan menjadi faktor penting agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal.

Dengan adanya keterbukaan informasi melalui aplikasi ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berharap tidak terjadi tumpang tindih data maupun warga terdampak yang terlewat dari skema bantuan pemerintah.

Laporan : (Akar)
Redaksi : (Iskandar)


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights