Example floating
Berita

Pemkot Balikpapan Luncurkan Elektronifikasi Parkir, Dorong PAD dan Tata Kelola Digital

136
×

Pemkot Balikpapan Luncurkan Elektronifikasi Parkir, Dorong PAD dan Tata Kelola Digital

Share this article

BALIKPAPAN, TBN Narkoba – Pemerintah Kota Balikpapan resmi meluncurkan Elektronifikasi Parkir sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Kegiatan ini digelar di kawasan parkir depan AZKO Balikpapan Permai, Selasa (6/1/2026).

Peluncuran tersebut bertujuan mendorong inovasi serta mempercepat dan memperluas implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Kebijakan ini juga diharapkan memperkuat integrasi ekonomi dan keuangan digital guna mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang efisien, efektif, transparan, dan terintegrasi.

Kick off Elektronifikasi Parkir dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan Program Implementasi Kebijakan Ekonomi Keuangan Daerah (PIKEKDA) berupa sarana elektronifikasi parkir, yakni mesin Electronic Data Capture (EDC) untuk pembayaran non-tunai menggunakan QRIS, kepada para juru parkir binaan Dinas Perhubungan Kota Balikpapan.

Mewakili Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari komitmen Pemkot Balikpapan dalam mendukung implementasi ETPD.

Dalam amanatnya, Agus Budi menegaskan bahwa elektronifikasi bukan sekadar perubahan metode pembayaran.

“Elektronifikasi bukan sekadar perubahan metode pembayaran, tetapi merupakan langkah strategis menuju tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, efisien, dan modern,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan elektronifikasi retribusi parkir di tepi jalan umum diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meminimalkan potensi kebocoran retribusi, memberikan kemudahan dan keamanan bagi masyarakat, serta mendorong budaya transaksi non-tunai yang aman dan tercatat.

Agus Budi juga menegaskan bahwa pemerintah daerah harus berani bertransformasi, beradaptasi, dan berinovasi seiring perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik, termasuk dalam pengelolaan retribusi daerah dan upaya mendukung Balikpapan sebagai Smart City.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi sinergi dan pendampingan Bank Indonesia, serta kontribusi Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) dan seluruh pihak terkait dalam mempersiapkan pelaksanaan program ini. Ia juga mendorong optimalisasi mesin parkir elektronik yang telah tersedia sebelumnya agar dapat diaktifkan kembali dan disinergikan dengan perangkat baru.

“Ketergantungan terhadap dana transfer pusat tidak bisa terus diandalkan. Oleh karena itu, peningkatan PAD menjadi pilihan utama untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi menyampaikan bahwa kick off elektronifikasi parkir merupakan wujud komitmen bersama Bank Indonesia dan Pemkot Balikpapan dalam mendukung perluasan ekonomi dan keuangan digital di daerah.

“Digitalisasi merupakan bagian dari Asta Cita, dan Bank Indonesia mendukung penuh upaya tersebut. Ke depan, tidak hanya sektor parkir, tetapi juga transportasi, pasar, dan pariwisata yang berpotensi menerapkan transaksi non-tunai,” jelasnya.

Robi menambahkan, melalui TP2DD dan program PIKEKDA, Bank Indonesia bersama BPD Kaltimtara menyalurkan 20 unit mesin EDC untuk mendukung implementasi elektronifikasi parkir. Ke depan, kolaborasi ini akan diperluas ke pasar tradisional dan sektor ekonomi lainnya.

“Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Kota Balikpapan akan terus berkembang,” pungkasnya.

( Rudolf Ihut )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights