Example floating
Berita

Pemprov Kaltim Peringati Bulan K3 Nasional 2026, 653 Perusahaan Terima Penghargaan

144
×

Pemprov Kaltim Peringati Bulan K3 Nasional 2026, 653 Perusahaan Terima Penghargaan

Share this article

BALIKPAPAN, TBN Narkoba –

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi memulai peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 melalui apel besar dan pencanangan yang dipusatkan di RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari unsur pemerintah, dunia usaha, dan pekerja.

Peringatan Bulan K3 Nasional digelar sebagai bentuk komitmen Pemprov Kaltim dalam memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di seluruh wilayah Kalimantan Timur atau Benua Etam.

Apel besar tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji yang membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli. Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa penerapan K3 tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif atau formalitas regulasi.

Dalam pernyataan langsungnya, Seno Aji menekankan makna mendasar dari penerapan K3 di dunia kerja.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan. K3 adalah bagian integral dari pembangunan daerah. Pada akhirnya, K3 adalah nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat ke rumah,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Kaltim menyerahkan 653 penghargaan K3 Tahun 2026 kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai patuh dan aktif dalam penerapan keselamatan kerja. Penghargaan tersebut terbagi dalam dua kategori utama.

Kategori Pelaporan Aktif P2K3 diberikan kepada 561 perusahaan yang konsisten menyampaikan laporan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) sesuai standar terbaru Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2025. Sementara itu, Kategori Partisipasi Aktif K3 diberikan kepada 92 perusahaan yang dinilai aktif melakukan sosialisasi serta penguatan budaya K3 di daerah.

Selain penyerahan penghargaan, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga orang ahli waris atau penerima manfaat. Langkah ini menjadi wujud nyata perlindungan sosial bagi pekerja di Kalimantan Timur.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan simulasi tanggap darurat dari sektor pertambangan. Tim dari PT Jembatan Muara Bara dan PT Pamapersada Nusantara Site Baya menampilkan simulasi K3 tingkat tinggi yang menggambarkan prosedur penyelamatan dan standar keselamatan kerja di lapangan ekstrem.

Menutup kegiatan, Seno Aji menegaskan bahwa penguatan K3 harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Langkah penguatan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem kerja yang profesional, andal, dan kolaboratif,” pungkasnya.

Penulis : Feri Sismanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights