KUPANG, TBN Narkoba – Wali Kota Kupang Christian Widodo mengapresiasi kepedulian dan inisiatif swadaya warga RT 007/RW 02, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, yang melakukan perbaikan penahan banjir di bantaran Kali Mati demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan saat Wali Kota turun langsung meninjau lokasi, Sabtu (24/1).
Lokasi tersebut merupakan jalur penghubung penting antara Kelurahan Kayu Putih dan Kelurahan Tuak Daun Merah. Selama bertahun-tahun, kondisi bantaran kali yang terus tergerus banjir saat musim hujan telah mengikis sebagian badan jalan. Dampaknya, arus lalu lintas kerap terganggu, bahkan kendaraan berukuran besar seperti mobil tangki air minum mengalami kesulitan bermanuver saat melayani kebutuhan warga.
Persoalan ini sebenarnya telah diperjuangkan warga bersama pemerintah setempat sejak belasan tahun lalu melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan. Namun, kondisi yang kian memburuk mendorong warga untuk bergerak mandiri. Pada awal November 2025, Ketua RT 007 Lembertos Taneo bersama warga berinisiatif memperbaiki penahan banjir secara swadaya agar akses jalan tetap aman digunakan.
“Kalau hujan deras, jalan ini makin terkikis. Kami khawatir suatu saat bisa putus total. Karena itu warga sepakat bergerak bersama agar aktivitas masyarakat tetap berjalan,” ujar Lembertos Taneo.
Langkah swadaya tersebut kemudian mendapat perhatian Pemerintah Kota Kupang. Salah seorang warga, Aloysius Tani, menyampaikan langsung kondisi tersebut kepada Wali Kota pada November 2025. Respons pun datang cepat. Wali Kota Kupang segera meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang untuk turun ke lokasi dan melakukan pengukuran area longsor sepanjang kurang lebih 20 meter.
“Waktu kami sampaikan langsung, Pak Wali Kota langsung merespons. Tidak lama setelah itu, petugas dari PUPR datang ukur lokasi. Kami sangat bersyukur karena aspirasi kami didengar,” kata Aloysius Tani.
Tindak lanjut nyata dilakukan pada Januari 2026, saat Dinas PUPR mulai membangun penambahan penahan banjir di lokasi tersebut. Pekerjaan ini disambut sukacita oleh warga karena memberikan rasa aman dan kenyamanan, terutama bagi pengguna jalan.
Wali Kota Kupang bersama tim meninjau langsung proses pembangunan. Meski kunjungan berlangsung singkat, kehadiran orang nomor satu di Kota Kupang itu disambut hangat oleh warga setempat. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota kembali menegaskan komitmennya dengan meminta Dinas PUPR untuk melanjutkan perbaikan di sejumlah titik lain yang masih berpotensi longsor.
Menurut Wali Kota, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci dalam menyelesaikan persoalan-persoalan dasar di lingkungan permukiman, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan warga.
Warga setempat pun menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat Pemerintah Kota Kupang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan jajaran. Sekarang kami lebih nyaman dan aman melintas di jalan ini. Harapan kami, pemerintah terus hadir dan memperhatikan kebutuhan masyarakat kecil seperti kami,” ungkap Lembertos Taneo.
(Sepryanus)















