BATAM, TBNNARKOBA.com – Bea Cukai Batam menjadi sorotan publik setelah beredarnya sejumlah isu negatif yang dinilai menyudutkan pejabat maupun institusi. Isu tersebut muncul di tengah penguatan kinerja penindakan Bea Cukai Batam terhadap praktik penyelundupan yang merugikan negara.
Sorotan publik salah satunya dipicu oleh beredarnya video aksi demonstrasi tunggal di depan Kantor Bea Cukai Batam.
Video tersebut viral di media sosial dan memunculkan berbagai persepsi publik yang dinilai berpotensi menggiring opini negatif terhadap institusi, terlepas dari substansi kritik yang diarahkan kepada pejabat tertentu.
Selain itu, muncul pula isu dugaan pemukulan terhadap seorang pegawai Bea Cukai Batam oleh Kepala Bea Cukai Batam, menyusul tersebarnya rekaman CCTV di media sosial.
Terkait hal ini, pihak internal Bea Cukai Batam telah memberikan klarifikasi dan membantah tudingan tersebut.
Mereka menegaskan bahwa peristiwa dalam rekaman CCTV merupakan bentuk teguran dan pembinaan internal, serta tidak mengandung unsur pemukulan atau penganiayaan sebagaimana yang dituduhkan.
Di sisi lain, Bea Cukai Batam justru mencatatkan sejumlah capaian sepanjang akhir tahun 2025.
Capaian tersebut meliputi pengungkapan berbagai kasus penyelundupan serta penyelamatan potensi kerugian negara.
Prestasi ini dinilai menjadi modal penting dalam meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kinerja institusi pada tahun 2026.
Sejumlah kalangan menilai, ketegasan Bea Cukai Batam dalam memberantas praktik penyelundupan berpotensi menimbulkan resistensi dari pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor munculnya serangan opini negatif, baik dari luar maupun dari internal institusi.
Dukungan terhadap upaya penindakan Bea Cukai juga disampaikan oleh Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menegaskan pentingnya pengawasan dan pemberantasan praktik ilegal serta mafia kepabeanan. Pernyataan tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran Bea Cukai Batam untuk terus berbenah dan bekerja secara profesional meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan.
Terkait isu dugaan pemukulan pegawai, sebagian pihak menilai bahwa pembinaan internal dalam birokrasi merupakan hal yang lazim, selama tidak mengandung unsur kekerasan fisik maupun tindak pidana.
Ismail juga menyebutkan, berdasarkan pengamatan dan analisanya, terdapat dugaan adanya pihak-pihak berkepentingan yang berupaya mengganggu kinerja Bea Cukai Batam.
“Saya yakin Bea Cukai Batam sudah memahami situasi.
Kami berharap hal-hal semacam ini tidak perlu dipusingkan. Terus maju, pantang mundur, dan sikat segala bentuk penyelundupan yang merugikan negara,” pungkasnya.
Editor: (iskandar).















