TIMIKA, TBNNARKOBA.com — Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kampung Tahun 2026 yang berlangsung di lokasi wisata Mile 21, Kampung Nawaripi, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri Pemerintah Distrik Wania, Danlanal Timika, Babinsa, Dinas Perumahan, Dinas Perikanan, tokoh adat, serta unsur masyarakat Kampung Nawaripi.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Kepala Distrik Wania setelah sambutan Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun.
Dalam sambutannya, Norman menyampaikan bahwa Pemerintah Kampung bersama BUMDes dan Pemerintah Distrik telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait pembangunan 10 unit rumah bagi masyarakat, yang direncanakan direalisasikan pada tahun 2026.
Ia juga menegaskan bahwa Kampung Nawaripi tengah berproses menuju Desa Swasembada, serta mendorong BUMDes dan Koperasi Merah Putih agar lebih inovatif dalam mengelola potensi sumber daya alam sebagai sumber pendapatan kampung.
Selain itu, ia berharap setiap program pembangunan infrastruktur yang masuk ke wilayah Nawaripi dapat dikoordinasikan dengan BUMDes, serta mengajak PT Freeport Indonesia untuk berkolaborasi dalam pembangunan kampung.
Sementara itu, Kepala Distrik Wania, Merly Temorubun, S.STP, mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang berlangsung tertib dan partisipatif.
Ia menekankan pentingnya perencanaan pembangunan dari tingkat kampung agar sesuai kebutuhan masyarakat, serta mengimbau warga untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah kampung apabila menghadapi permasalahan atau bencana.
Dalam forum tersebut, Danlanal Timika turut berpartisipasi dengan memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan serta menyatakan dukungan terhadap program pembangunan Kampung Nawaripi.
Musrenbang juga diwarnai dengan pertanyaan masyarakat terkait administrasi tanah. Menanggapi hal tersebut, Kepala Kampung Nawaripi menegaskan bahwa seluruh administrasi dan sertifikat tanah di wilayah Kampung Nawaripi hingga Mile 21 telah diselesaikan dan menjadi hak masyarakat adat Kamoro.
Direktur BUMDes Nawaripi, Rafael Taorekyau, dalam kesempatan itu mengimbau masyarakat agar tidak lagi menjual tanah dan rumah, serta mengajak warga untuk menjaga aset kampung demi masa depan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Musrenbang Kampung Nawaripi ditutup dengan doa bersama dan foto bersama pemerintah kampung serta masyarakat.
Editor: (iskandar).















